Visitor Counter:

Visitor Maps:

Visitor Tracker:

JAMINAN KEHILANGAN PEKERJAAN “RIBET”
Publish date: 17 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Pasca dikeluarkannya PP 37 tahun 2021 tentang Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dianggap ribet oleh para pimpinan federasi yang berafiliasi ke KSBSI. Pernyataan ini diungkapkan para pimpinan federasi kepada para pembicara yang menjelaskan PP 37 pada acara Rembug Nasional yang dilaksanakan KSBSI pada, 16-17 September 2021 di hotel Balairung, Jakarta,

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut El Ginanjar, SE,MM, dari BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Nindya dari Kementeria Tenaga Kerja dan Rekson Silaban dari MPO KSBSI.

Baik Eli maupun Nidya menjelaskan bahwa JKP   akan diberikan sebesar 45 % selama 3 bulan dan 25 % 3 bulan berikutnya dengan nilai upah yang tidak melibihidari 5 juta rupiah.

 

JKP ntuk siapa ?

[Berita Lengkap...]

 

KSBSI AJAK SERIKAT LAIN UNTUK RATIFIKASI KONVENSI ILO
Publish date: 17 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Bertempat dihotel Balairung,Jakarta, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) melaksanakan Forum Group Diskusi (FGD) terkait K3. Kegiatan yang dilaksanakan pada, 16 September 2021 tersebut selain melibatkan 10 federasi yang berafiliasi ke KSBSI juga mengundang serikat-serikat lain di level nasional.

Dalam kegiatan tersebut hadir tiga pembicara yakni, Nikasi Ginting dari KSBSI, Artha dari KSPI dan Komaruddin dari KSPN.

Dalam paparanya ketiga pembicara menyampaikan bahwa UU K3 yang ada saat ini sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Beberapa aturan terkait K3 yang dinilai sudah perlu diperbaiki yakni UU No. 1 tahun 1970 tentang K3, UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan beberapa aturan lain.

“Ratifikasi Konvensi ILO tentang K3 sekarang !”

[Berita Lengkap...]

 

Stok Nikel Anjlok Hampir 30%, Terendah Sejak Januari 2020
Publish date: 15 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Pasokan nikel di gudang LME (London Metal Exchange) pada September 2021 mencapai level terendah sejak Januari 2020. Kelangkaan pasokan membuat harga komoditas ini bergerak naik.

Dihimpun dari West Metal, persediaan rata-rata logam nikel pada September 2021 sebesar 185.100 ton. Persediaan nikel telah turun selama lima bulan beruntun dan mencatatkan penurunan 28,84% sejak April 2021.

Langkanya persediaan nikel dan tingginya permintaan membuat harga nikel menembus rekor tertinggi sejak 2014 pada perdagangan akhir pekan kemarin. Permintaan nikel naik seiring dengan meningkatnya kebutuhan nikel sebagai bahan baku baterai mobil listrik di tengah naiknya penjualan mobil listrik dunia.

Mengutip laporan terbaru Canalys, penjualan mobil listrik dunia pada semester-I 2021 sebesar 2.6 juta unit. Melesat 160% dibanding semester-I 2020.

 

Foto: Dok Antam

[Berita Lengkap...]

 

FPE KSBSI hadiri Kongres Virtual Industriall
Publish date: 15 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Setelah absen selama lebih dari tiga tahun,akhirnya Federasi Pertambangan dan Energi, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI) kembali aktif mengikuti kegiatan Internasional.

Terlibatnya FPE KSBSI dalam menghadiri kegiatan Industriall skala Internasional setelah kantor pusat Industriall mencabut sanksi yang diberikan kepada FPE KSBSI karena dianggap tidak sependapat dengan keputusan Industriall.

Walapun pencabutan sanksi kepada telah diberitahukan secara lisan pada, pertengahan Februari 2021, namun surat resmi baru diterima FPE pada awal September 2021, dengan surat yang telah dibuat pada 3 Mei 2021.

 Ratusan Delegasi anggota Industriall ikuti Kongres Virtual

[Berita Lengkap...]

 

Permintaan China Kian Panas, Harga Batu Bara Acuan Tembus USD150 per Ton
Publish date: 14 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Permintaan batu bara yang terus meningkat di China akibat naiknya kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik yang melampaui kapasitas pasokan batu bara domestik, berhasil mendongkrak harga batu bara acuan (HBA) bulan September 2021 hingga ke angka USD150,03 per ton. Angka ini naik USD19,04 per ton dibanding HBA bulan Agustus 2021 yang mencapai angka USD130,99 per ton.

"Ini adalah angka yang cukup fenomenal dalam dekade terakhir. Permintaan China yang tinggi melebihi kemampuan produksi domestiknya serta meningkatkan permintaan batu bara dari Korea Selatan dan kawasan Eropa seiring dengan tingginya harga gas alam melambungkan HBA ke angka USD150,03 per ton," ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta, Senin (6/9/2021).

Menurut Agung, faktor-faktor tersebut telah mendorong harga batu bara global ikut terimbas naik dan mencatatkan rekor dari bulan ke bulan.

Harga batu bara acuan terdongkrak permintaan dari China. Foto/SINDOnews

[Berita Lengkap...]

 

Saut Pangaribuan: Keterangan Prof Romli Tak Ada Hubungannya dengan Permohonan Penggugat, Bukan Kapasitas!
Publish date: 14 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Tim Kuasa Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) mencermati keterangan Ahli dari Kuasa Presiden untuk perkara 103 dalam lanjutan sidang uji formil UU Cipta Kerja yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) secara daring, Kamis 9 September 2021.

Perkara nomor 103 adalah perkara yang diajukan KSBSI. Dalam persidangan, Kuasa Presiden Joko Widodo menghadirkan Prof. Dr. Romli Atmasasmita SH LL.M sebagai Ahli untuk perkara 103.

Prof Romli adalah seorang akademisi atau guru besar di bidang Ilmu Hukum khususnya Hukum Internasional di Universitas Padjadjaran. Ia juga dikenal sebagai pakar hukum pidana. Ia juga anggota Tim Perumus Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Undang – Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Mencermati keterangan Prof Romli, Anggota Tim Kuasa Hukum KSBSI Saut Pangaribuan mengatakan, Prof Romli yang ia ketahui merupakan ahli pidana dan hal itu tercermin dalam keterangan ahlinya di persidangan.

“Karena dalam keterangannya, semua menjelaskan tentang pidana. Kan menjelaskan tentang korupsi.. yaa. Tidak ada hubungannya dengan apa yang menjadi permohonan kita di Mahkamah Konstitusi,” kata Saut Pangaribuan saat ditemui Media KSBSI usai persidangan daring di kantor Pusat KSBSI, Cipinang Muara, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

“Kan kita minta uji formil terhadap pembentukan UU dimana pembentukan UU itu tidak sesuai UU no. 12 Tahun 2011 junto UU no 15 tahun 2019. Itu mau kita tanyakan. Sebenarnya, apakah prosedur pembuatan UU itu telah sesuai dengan UU yang ada atau tidak?” tandasnya.

Saut mengakui, semula ingin mengajukan pertanyaan, namun sesi pertanyaan kepada Ahli sudah ditutup oleh Mahkamah. Yang ingin ia pertanyakan adalah, apakah kapasitas Prof Romli memberikan kesaksian sebagai Ahli?

Saut Pangaribuan SH MH anggota Tim Kuasa Hukum KSBSI. (Foto: Istimewa).

[Berita Lengkap...]

 

Habis Rontok Sampai 10%, Harga Minyak Melesat 5% Pagi Ini
Publish date: 26 Aug 2021, Author : fpesbsi
 

Harga minyak dunia melesat pada perdagangan pagi ini. Koreksi harga yang sangat dalam membuat investor bernafsu memburu kontrak minyak karena sudah murah.

Pada Selasa (24/8/2021) pukul 06:35 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 68,75/barel. Melonjak 5,48% dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara yang jenis light sweet harganya US$ 65,64/barel. Melejit 5,33%.

Sebelumnya, harga si emas hitam terperosok begitu dalam. Bayangkan, harga mengalami koreksi selama tujuh hari beruntun.

Dalam tujuh hari tersebut, harga brent ambles 8,76%. Sedangkan harga light sweet ambrol 10,01%.

Dengan koreksi yang sebegitu parah, harga kontrak minyak tentu sekarang sudah jauh lebih murah. Ini menyebabkan technical rebound, investor berbondong-bondong memborong kontrak minyak. Tingginya permintaan membuat harga bergerak ke utara alias naik.

 

Foto: Pengendara motor mengatre untuk mengisi bahan bakar Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (17/9/2020). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

[Berita Lengkap...]

 

Chevron Hengkang dari Blok Rokan Setelah Jadi Pengelola 97 Tahun
Publish date: 26 Aug 2021, Author : fpesbsi
 

PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) resmi mengakhiri eksplorasi hingga produksi minyak bumi di Blok Rokan. Chevron menjadi pengelola minyak bumi di Indonesia selama 97 tahun.

Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia Albert Simanjuntak mengungkap rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia hingga pemerintah provinsi Riau dalam memberikan kepercayaan kepada Chevron selam 97 tahun untuk menghasilkan minyak di Indonesia.

"Terima kasih atas penghargaan sebesar-besarnya kepada pemerintah RI dan provinsi Riau, Kabupaten/Kota di Riau dan komponen masyarakat di wilayah kerja yang selama berpuluh tahun menjadi pengusaha minyak di RI," kata dia dalam acara Serah Terima WK Rokan secara virtual Minggu malam, dikutip Senin (9/8/2021).

Dia mengungkap proses transisi yang dilakukan Chevron Indonesia, SKK Migas, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah berlangsung pada 2,5 tahun belakangan sesuai aturan Pemerintah Indonesia. Proses transisi itu di antaranya melakukan pengembalian data hingga pelaporan aset.

"Atas itu untuk mempertahankan produksi dan memperlancar proses transisi, kita juga melakukan program pengeboran di lebih dari 100 sumur, melakukan migrasi data, dan melakukan lisensi aplikasi dan banyak kegiatan lainnya," lanjutnya.

 

fhoto : istimewa

[Berita Lengkap...]

 

34 TKA China Masuk Indonesia, Pimpinan Komisi III: Menkumham Jangan Buat Aturan yang Mencla-Mencle
Publish date: 19 Aug 2021, Author : fpesbsi
 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengkritisi kebijakan Menkumham Yasonna Laoly yang hingga kini masih mengizinkan masuk tenaga kerja asing (TKA) asal China masuk ke Indonesia. 

Politikus Partai Nasdem itu menilai kebijakan Yasonna yang melarang TKA masuk ke Indonesia tak dapat dipercaya, karena di bulan Juli saat awal penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, yang bersangkutan melarang warga negara asing (WNA) masuk ke Tanah Air."Menkumham harusnya buat aturan jangan mencla mencle. Bulan Juli bilang enggak boleh masuk, Agustus tahu-tahu masuk TKA," kata Sahroni kepada KOMPAS TV, Senin (9/8/2021). 

Ia mengimbau kepada Yasonna agar menegakkan aturan yang dirinya buat tersebut agar rakyat memiliki kepercayaan penuh kepada pemerintahan yang sedang berjalan ini. 

"Lah ini gimana? aturan kok buat main-mainan dan bohongin rakyat aja," ujarnya. 

 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (Sumber: dpr.go.id)

[Berita Lengkap...]

 

Zainal Arifin Mochtar Sebut Pelanggaran dalam Pembentukan UU Cipta Kerja
Publish date: 19 Aug 2021, Author : fpesbsi
 

Sidang pengujian Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) digelar secara daring dari Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (5/8/2021). Sebanyak enam perkara pengujian UU Cipta Kerja digabung pemeriksaannya dalam persidangan kelima ini, yakni Perkara Nomor 91/PUU-XVIII/2020, 103/PUU-XVIII/2020, 105/PUU-XVIII/2020, 107/PUU-XVIII/2020, 4/PUU-XIX/2021, dan Perkara Nomor 6/PUU-XIX/2021. Agenda sidang adalah mendengarkan keterangan Ahli Pemohon. Sidang pleno dipimpin oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman yang didampingi para hakim konstitusi lainnya.

"Karena sekarang masih dalam suasana PPKM, maka menurut protokol kesehatan, pertemuan termasuk sidang ini paling lama berlangsung dua jam. Untuk itu, Ahli yang bisa kami dengar pada sidang kali ini maksimal tiga orang," jelas Anwar.

Oleh karena itu, lanjut Anwar, Mahkamah menyatakan Ahli Pemohon yang akan didengar adalah untuk Perkara 91/PUU-XVIII/2020 atas nama Zainal Arifin Mochtar, Perkara 103/PUU-XVIII/2020 atas nama Feri Amsari, Perkara 105/PUU-XVIII/2020 atas nama Hernadi Affandi.

 

Pakar Hukum Tata Negara Zainal Arifin mochtar selaku ahli pemohon memberikan keterangannya secara daring dalam Sidang pengujian Undang - Undang tentang Cipta Kerja, Kamis 05/08) di Ruang Sidang MK. Foto Humas/Bayu.

[Berita Lengkap...]