Visitor Counter:

Visitor Maps:

Visitor Tracker:

PT. VALE INDONESIA LAKUKAN PERUNDINGAN PKB KE XIX
Publish date: 23 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Setelah absen pada perundingan PKB yang XVIII, akhirnya PK FPE PT. Vale Indonesia terlibat kembali pada perundingan PKB ke XIX. Terlibatnya PK FPE PT Vale Indonesia setelah RUAK PK PT. Vale memberikan kepercayaan kepada Isak Bukang menjadi Ketua PK menggantikan Wasingson.

Perundingan PKB kali ini dilaksanakan di Makasar dan beberapa tempat lain yang disepakati. Perundingan PKB ini sendiri dibuka pada, 8 September 2021 dihotel Four Point, Makasar.

Hadir dalam pembukaan CEO PT Vale Indonesia Febri. Dalam sambutannya Febri mengharapkan Vale menjadi kelas dunia yang terus dapat memberikan kesejateraan baik kepada masyarakat sekitar lingkungan PT. Vale maupun para buruh yang bekerja di PT. Vale Indonesia dan keluarganya.

Selain itu Febri juga menjelaskan bahwa sebagai perusahaan Multinasional PT. Vale juga berkewajiban melibatkan keterlibatan wanita untuk bekerja di PT. Vale.

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja baik bagi karyawan dan masyarakat sekitara adalah yang utama yang harus tetap menjadi prioritas bagi perusahaan” ungkap Febri.

Tim perunding PKB ke XIX PT. Vale Indonesia yang dihadiri CEO PT Vale Indonesia, Febri.

Dalam perundingan PKB kali ini Ibeberapa serikat turut terlibat. Beberapa serikat yang terlibat dalam perundingan PKB yakni, FPE KSBSI, SPKEP, dan SPBVI. Dalam perundingan kali ini SP KEP masih mendominasi delagasi dengan 4 perwakilan. Disusul serikat tingkat perusahaan SPBVI dengan 3 perwakilan dan FPE 2 perwakilan.

“Yang menarik dalam perundingan PKB kali ini kita tidak menunjuk Ketua dan Sekertaris tim perunding seperti kebiasaan selama , kita melakukan secara kolektif kolegial, jika ada masalah maka akan kita rundingkan secara bersama-sama” ungkap Isak yang dihubungi via seluler.

Adapun yang menjadi harapan Isak selaku mewakili FPE KSBSI di PT.Vale Indonesia yang lokasi perushaan berada di Luwu Timur Sulawrsi Selatan “ Perusahaan beroperasi secara berkesinambungan dan karyawan serta keluarganya dapat menikamati kesejahteraaan” ungkap Isak.

“PT. Vale sebenarnya sempat menjadi penghasil nickel nomor 1 di Indonesia, namun saat ini saingan terhadap penghasil nickel semakin banyak, sementara perioritas terhadap K3 ditempat kerja tetap menjadi hal yang terpenting bagi perusahaan dan hal tersebut tentu mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit”. Ungkap Isak

Pada bagian akhir Isak menjelaskan bahwa perundingan ini direncanakan selambat-lambatnya akan berakhir pada, 15 Desember 2021 dengan tempat yang bisa berubah-ubah berdasarkan kesepakatan bersama antar tim perunding.(Rl)