Visitor Counter:

Visitor Maps:

Visitor Tracker:

FPE KSBSI hadiri Kongres Virtual Industriall
Publish date: 15 Sep 2021, Author : fpesbsi
 

Setelah absen selama lebih dari tiga tahun,akhirnya Federasi Pertambangan dan Energi, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI) kembali aktif mengikuti kegiatan Internasional.

Terlibatnya FPE KSBSI dalam menghadiri kegiatan Industriall skala Internasional setelah kantor pusat Industriall mencabut sanksi yang diberikan kepada FPE KSBSI karena dianggap tidak sependapat dengan keputusan Industriall.

Walapun pencabutan sanksi kepada telah diberitahukan secara lisan pada, pertengahan Februari 2021, namun surat resmi baru diterima FPE pada awal September 2021, dengan surat yang telah dibuat pada 3 Mei 2021.

 Ratusan Delegasi anggota Industriall ikuti Kongres Virtual

KONGRES 3

Corana yang dianggap belum bersahabat membuat Kongres 3 Industriall dilaksanakan secara Virtual. Kongres ini dihadiri 600an delegasi dan 600 peninjau. Kongres 3 Industriall kali ini dilaksanakan pada, 14-15 September 2021.

Dalam pembukaan Kongres hadir petinggi serikat buruh Internasional  Internasional Trade Union Confederation (ITUC) Sharan Burrow. Dalam sambutannya Sharan mengharapkan dapat terus bermitra dengan Industriall. Sharan juga menjelaskan bahwa dampak dari Covid –19 membuat banyak buruh kehilangan pekerjaan.

Selain Sharan hadir juga untuk memberikan kata sambutan Direktur ILO, Guy Ryder .

Menurut Valter Sanches bahwa  periode : 2016-2021 banyak sekali masalah yang dihadapi buruh yang tergabung dalam Industriall yang memiliki anggota sekitar 50 juta dari 111 negara.

Lebih jauh Valter menjelaskan bahwa banyak negara yang menganggap  bahwa untuk mempertahankan stabilitas ekonomi maka perusahaan dan pemerintah mempertahankan hak-hak buruh yang buruk.

Selanjutnya Valter juga menjelaskan bahwa belakangan ini terjadi banyak PHK diberbagai belahan dunia yang disebabkan oleh Covid –19. Dampaknya 6% iuran organisasi Industriall menjadi menurun.Namun disisi lain terjadi  penghematan dikarenakan para pengurus Industriall tidak bisa malakukan berbagai agenda diberbagai belahan dunia.

 

Valter Sanches Sekertaris Jenderal Industriall periode : 2016-2021

 

 

 

PENGURUS BARU

 

Dalam pemilihan pengurus baru untuk periode : 2021-2025 terpilih Jorg Hofman sebagai Presiden Industriall dan Atle Hoie sebagai Sekertaris Jenderal. Jorg Hofman  yang berasal dari Jerman terpilih kembali sebagai  Presiden Industriall, sementara Atle Hoie dari Brazil menggantikan Valter Sanche.

 

Selain Presiden dan Sekertaris Jenderal dipilih juga Wakil Presdien dan 3 asissten Sekertaris Jederal.

 

Selain itu  pada, 7 September 2021 telah dipilih juga berbagai pengurus ditingkat benua.

 

PENUTUPAN KONGRES

 

Akhirnya Kongres 3 Industriall ditutup pada, 15 September 2021 pukul 19.00 Wib dengan menghasilkan beberapa rekomendasi Kongres.

 

Beberapa resolusi penting yang diputuskan pada Kongres industriall kali ini terkait keterlibatan 40 % perempuan diberbagai pengurus .

Selain itu isu tentang kekerasaan seksual ditempat kerja juga menjadi resolusi penting dan meminta masing-masing negara mendesak masing pemeritahnya untuk meratifikasi Konvensi ILO No.190.

Selanjutnya itu ada juga resolusi terkait K3 dipertambangan, UU Cipta Kerja yang sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi untuk menjadi perhatian Industriall.

Sementara itu beberapa isu diluar Indonesia yang juga diterima untuk menjadi resolusi. Beberapa isu diluar Indonesia yang diterima menjadi resolusi yakni tentang Myanmar dan penangkapan dan penahanan pimpinan serikat buruh di Korea Selatan.

Pada kesempatan terakhir Presiden terpilih Jorg Hofman  dan Sekertaris Jenderal Atle Hoie mengucapkan terimakasih kepada semua delegasi dan peninjau yang telah berkontribusi dalam mengikuti Kongres 3 Industriall yang pertamakali dilakukan secara virtual.

Pimpinan baru akan bekerja maksimal untuk memperjuangkan hak-hak buruh diberbagai belahan dunia dengan mengutamakan Sosial Dialog. Para pimpinan memutuskan akan melakukan rapat pertama 15 Desember 2021 untuk mengimplementasikan berbagai rekomendasi yang telah diputuskan odalam Kongres.(rl)