Visitor Counter:

Visitor Maps:

Visitor Tracker:

Sulawesi Selatan
Publish date: 22 May 2018, Author : fpesbsi
 

EEES,PTY.Ltd, Lanjutkan Perundingan PKB

 

Akhirnya management Eneregy Equity Epic ( Sengkang) PTY.Ltd  mengajak PK FPE yang berada diperusahaan tersebut untuk membicarakan kembali PKB yang sempat terhenti sejak Desember 2015.

Lanjutan perundingan PKB dilakukan di hotel Melia, Makasar, Sulawesi Selatan sejak, 24-26 April 2018. Dalam pembukaan lanjutan perundingan PKB, pihak PK FPE Energy Equity Epic ( Sengkang ) PTY.Ltd menghadirkan Ketua Umumnya dari Jakarta.

Dalam kata sambutannya Riswan selaku Ketua Umum DPP FPE menyampaikan, kegembiraannya terhadap lanjutan perundingan PKB, namun disisi lain menyesalkan sikap management yang tidak cukup serius dalam menyelesaikan perundingan PKB.

“Saya berpikir pertemuan ini adalah perundingan PKB yang kedua, namun ternyata masih perundingan PKB lama yang belum selesai “ paparnya dihadapan peserta perundingan PKB.

Adapun beberapa topik penting yang menjadi target PK FPE Eenergy Equity Epic ( Sengkang) PTY.Ltd adalah,  Anggaran Pesangon, perhitungan lembur sesuai permenaker nomor 4/tahun 2014, kenaikan upah tahunan dan perjalanan  dinas.

 

Suasana pembukaan sebelum memulai perundingan PKB

Menurut Ambo Ajang, “ Energy Equity Epic (Sengkang)PTY.Ltd, bahwa selama ini karyawan staff yang ada di lingkungan EEES, tidak pernah mendapatkan upah lembur, sementara upah karyawan non staff jauh lebih tinggi karena mendapatkan upah lembur” ungkap Ambo kepada Ketua Umumnya.

Selanjutnya tim perunding PKB EEES sepakat menghadirkan Pengawas Dinas Tenaga Kerja, Propinsi Sulawesi Selatan untuk mendapatkan penjelasan terkait perhitungan lembur sebagaimana yang diatur dalam permenaker nomor 4 tahun 2014.

Ambo Ajang menjelaskan “Akhirnya kami dapat menyelesaikan perundingan PKB, yang hasilnya menang-menang, baik bagi serikat buruh maupun bagi management, dan kami sepakat pada awal Mei 2018 akan bersama-sama dengan pihak menagement EEES berengkat ke Jakarta untuk bertemu dengan SKK Migas dan menyampaikan hasil kesepakatan perundingan kami “ ungkapnya pada suara tambang via hanphone.

Ambo menambahkan bahwa perundingan singkat terkait PKB ini cukup memuaskan kami, apalagi kehadiran Dinas Tenagakerja di Makasar dapat menambah wawasan serikat maupun management dalam perundingan. “Mudah-mudahan tidak ada halangan lain untuk bisa menjalankan hasil perundingan PKB” pungkasnya pada ST.(rl)