Visitor Counter:

Visitor Maps:

Visitor Tracker:

Tak Dilibatkan dalam Negosiasi, Korban Tambang Vale Serukan Pembatalan Perjanjian
Publish date: 19 Feb 2021, Author : fpesbsi

Insiden ambruknya bendungan penampungan limbah tambang (tailing) pada 25 Januari 2019 lalu menjadi catatan terburuk bagi perusahaan raksasa di Brasil, Vale.

Saat itu, lebih dari 10 juta meter kubik limbah beracun meluncur ke kotamadya Brumadinho di negara bagian Minas Gerais menyebabkan sedikitnya 272 pekerja tambang vale tewas dan 11 orang masih dinyatakan hilang.

Dampak dari tragedi tersebut, Perusahaan pertambangan Vale dan pemerintah negara bagian Minas Gerais telah mencapai penyelesaian atas tragedi yang terjadi dua tahun lalu di Brumadinho, Brasil. Tetapi komunitas yang terkena dampak mengatakan bahwa mereka tidak dilibatkan dalam negosiasi dan mengajukan petisi kepada Mahkamah Agung Federal untuk membatalkan perjanjian tersebut.

Dalam kesepakatan penyelesaian, Vale diharuskan membayar kompensasi sebesar 37,68 miliar reais (US $ 7 miliar) untuk kejahatan yang dilakukan di Brumadinho.

Dalam sidang penyelesaian pada 4 Februari, para korban memprotes bahwa mereka tidak dilibatkan dalam negosiasi dan bahwa penyelesaian telah dicapai tanpa ada informasi yang dipublikasikan.

 

Kredit foto: Jornalistas Livres dan MAB.

[Berita Lengkap...]

 

Chevron dan Exxon Dikabarkan Mau Merger
Publish date: 19 Feb 2021, Author : fpesbsi

Dua perusahaan minyak multinasional asal Amerika Serikat (AS) yakni Chevron dan ExxonMobil dikabarkan akan merger atau menggabungkan dua perusahaan. Kabarnya, CEO Chevron Michael Wirth dan CEO Exxon Darren Woods telah berbicara tentang prospek kedua perusahaan setelah pandemi COVID-19 yang sangat membuat harga minyak dunia babak belur.

Dilansir CNBC, Senin (1/2/2021), kabar itu pertama diberitakan oleh The Wall Street Journal yang mengutip seseorang yang mengetahui pembicaraan antara kedua CEO perusahaan tersebut. Namun, orang itu enggan disebutkan namanya.

 

Foto: BBC

[Berita Lengkap...]

 

Adakah Kaitan Hadirnya 153 TKA Asal China dengan Perjanjian RCEP dan UU Cipta Kerja?
Publish date: 28 Jan 2021, Author : fpesbsi

Kehadiran 153 Warga Negara Asing (WNA) asal China yang diduga Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia pada Sabtu, 23 Januari 2021 lalu, menuai polemik di tengah masyarakat.

Polemik tersebut timbul lantaran para WNA China tersebut datang di saat masih diterapkannya larangan masuk bagi WNA yang sebelumnya diperpanjang hingga 28 Januari 2021.

Sebelumnya, Kasubag Humas Ditjen Imigrasi menjelaskan bahwa 153 WNA China tersebut terdiri dari 150 orang dengan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) serta tiga orang dengan visa diplomatik.

Dia mengatakan seluruh penumpang asing yang mendarat tersebut masuk dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk ke wilayah Indonesia.

Menurutnya ketentuan tersebut tertuang Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Imigrasi tentang Pembatasan Sementara Masuknya Orang Asing ke Wilayah Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19.

Hadirnya WNA China yang diduga TKA tersebut, seolah mengingatkan kembali mengenai langkah pemerintah dalam meningkatkan investasi dan perdagangan internasional melalui perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang telah disepakati beberapa waktu yang lalu.

Lantas, adakah kaitannya kehadiran WNA China yang diduga TKA tersebut dengan Perjanjian RCEP dan UU Cipta Kerja?

 

 

Ilustrasi Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China. /Pixabay

[Berita Lengkap...]

 

Kecelakaan Kerja di Tambang Emas China, 9 Orang Tewas
Publish date: 27 Jan 2021, Author : fpesbsi

Sembilan penambang China ditemukan tewas sehari setelah 11 rekan mereka diselamatkan setelah terjebak selama dua minggu di tambang emas di provinsi Shandong.

Walikota kota Yantai mengkonfirmasi kematian tersebut, nemun diketahui satu orang penambang masih hilang.

Mengutip BBC, Selasa (26/1/2021), seorang lainnya meninggal minggu lalu setelah mengalami koma.

Para penambang terjebak di tambang Hushan ketika pintu masuk terowongan runtuh setelah terjadi ledakan pada 10 Januari.

"Dari Minggu sore hingga sore ini, petugas penyelamat tidak berhenti mencari, dan menemukan sembilan penambang lagi yang terperangkap, sayangnya semuanya meninggal," kata Walikota Yantai Chen Fei dalam sebuah penjelasan pada hari Senin.

"Bersama dengan seorang penambang yang meninggal pada hari Kamis, jenazah sembilan penambang yang meninggal semuanya diangkat dari tambang."

Tim penyelamat membawa seorang penambang yang terjebak di tambang ke ambulans di Kota Qixia di Provinsi Shandong, Tiongkok timur, Minggu, 24 Januari 2021. (Chen Hao / Xinhua melalui AP)

[Berita Lengkap...]

 

Uni Eropa gencar tolak sawit Indonesia, tapi sangat butuh nikelnya
Publish date: 25 Jan 2021, Author : fpesbsi

Kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkan pemerintah Indonesia masih dipermasalahkan oleh Uni Eropa. Kini Uni Eropa mendesak Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO) untuk membentuk panel guna membahas sengketa tersebut (Uni Eropa gugat RI soal nikel).  

Merespon perlawanan Uni Eropa tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia siap menghadapi gugatan Uni Eropa atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang ditetapkan pemerintah Indonesia. 

Menurut Lutfi, Indonesia baru mendapatkan notifikasi bahwa Uni Eropa tetap akan melanjutkan proses sengketa ke WTO yang jadi wasit perdagangan antar-negara itu.  

"Tentunya kami sangat kecewa bahwa sudah ada konsultasi yang begitu lama. Tetapi ini bagian dari pada interaksi kita dengan dunia internasional, kita akan layani dan jalankan tuntutan tersebut," ujar Lutfi dalam keterangannya, Jumat (15/1/2021). 

 

ILUSTRASI. Kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkan pemerintah Indonesia masih dipermasalahkan oleh Uni Eropa. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/10/06/07

[Berita Lengkap...]

 

Harga Batu Bara Acuan Desember Naik Jadi 59,65 Dollar AS per Ton, Ini Penyebabnya
Publish date: 13 Dec 2020, Author : fpesbsi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menetapkan harga jual beli komoditas batu bara acuan atau HBA selama bulan Desember 2020 pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel) sebesar 59,65 dollar AS per ton.

Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 7,07 persen atau 3,94 dollar AS per ton dibandingkan HBA bulan November sebesar 55,71 dollar AS per ton. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan, penyebab kenaikan harga komoditas batu bara Indonesia tak lepas dari meningkatnya permintaan pasar global.

"Jepang, Korea Selatan dan India sedang gencar-gencarnya melakukan impor batubara dari Indonesia guna memenuhi kebutuhan industri domestik mereka. Ini menandakan pulihnya industri di negara-negara tersebut," tuturnya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (4/12/2020). Faktor lain yang turut memicu penguatan HBA adalah adanya penandatanganan kesepakatan peningkatan kesepakatan ekspor batubara Indonesia ke China. "Dua penyebab tadi turut memperkuat sentimen positif terhadap kenaikan harga batubara," kata Agung. Dalam tiga bulan terakhir, Agung menambah, pergerakan HBA terus merangkak naik setelah hampir sepanjang tahun mengalami kelesuan dan kontraksi akibat pandemi Covid-19.

 

Ilustrasi batubara.(Shutterstock/Vladyslav Trenikhin

[Berita Lengkap...]

 

Inalum Resmi Masuk, Vale Angkat 5 Pimpinan Baru
Publish date: 16 Sep 2020, Author : fpesbsi

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) kedatangan satu direktur dan empat komisaris baru setelah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pagi ini, Senin (7/9/2020). Penambahan lima sosok baru ini berkenaan dengan akan masuknya PT Inalum (Persero) atau kini dikenal dengan nama Mining Industry Indonesia (MIND ID) sebagai pemegang saham perusahaan.

Direktur Utama Vale Indonesia Nicolas D. Kanter dalam keterangannya mengatakan pemegang saham menyetujui pengangkatan Adriansyah Chaniago sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan yang baru untuk periode tiga tahun mendatang.

Pengangkatan ini efektif pada saat penyelesaian atas jual beli saham antara pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama dengan calon pembeli sehubungan dengan kewajiban divestasi 20% saham Perseroan, sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan 2024.

"Ada penambahan satu komisaris independen di jajaran komisaris. Ini bertambah karena ada penambahan komisaris dari Inalum, calon pemegang saham Vale," kata Nicolas dalam konferensi pers virtual, Senin (7/9/2020).

Adapun direktur baru di perusahaan ini yaitu Adriansyah Chaniago, sebelumnya merupakan komisaris independen dan ketua komite audit PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Sejak Juli 2020, beliau merupakan Komisaris PT Samudra Energy.

Berikut komposisi jajaran direksi Vale sejak tanggal efektif pengangkatan:

Presiden Direktur : Nicolas D. KanterWakil Presiden Direktur : Adriansyah Chaniago
Direktur : Febriany Eddy

Direktur : Bernardus Irmanto

Direktur:Dani Widjaja

Direktur :Agus Superiadi

Direktur : Vinicius Mendes Ferreira

 

Foto: VALE (REUTERS/Denis Balibouse)

[Berita Lengkap...]

 

Di Depan Investor Jepang, Luhut Harap Omnibus Law Cipta Kerja Kelar Minggu Depan
Publish date: 27 Aug 2020, Author : fpesbsi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melakukan pertemuan dengan sejumlah investor dari Jepang. Dalam pertemuan ini, Luhut mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja tinggal akan segera terbit.

"Kami harap minggu depan, ini bisa pass di parlemen, itu sedang dikerjakan, tinggal sentuhan-sentuhan terakhir saja," kata Luhut dalam Indonesia-Japan Virtual Investment Forum pada Selasa, 25 Agustus 2020.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pebisnis dari negeri Sakura. Di antaranya seperti Ken Kobayashi, Chairman of the Board, Mitsubishi Corporation. Lalu ada juga Fumiya Kokubu, Chairman of Board, Marubeni.

Dalam catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jepang adalah salah satu sumber investasi terbesar bagi Indonesia. Tahun 2019, tak kurang investasi senilai US$ 4,3 miliar masuk ke Indonesia dari Jepang, nomor tiga setelah Singapura dan Cina.

[Berita Lengkap...]

 

Data Ekonomi Asia dan Eropa Cungkil Harga Minyak Dunia
Publish date: 08 Jul 2020, Author : fpesbsi

Harga minyak mentah dunia naik hingga 3,1 persen pada penutupan perdagangan Senin (30/6). Penguatan harga minyak ini ditopang oleh data ekonomi di Asia dan Eropa.

Mengutip Antara, Selasa (30/6), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 69 sen atau 1,7 persen menjadi US$41,71 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus menguat US$1,21 atau 3,1 persen menjadi US$39,7 per barel di New York Mercantile Exchange.

Data Komisi Eropa menunjukkan ada perbaikan di seluruh sektor pada Juni 2020. Dari segi sentimen, posisinya naik dari 67,5 pada Mei 2020 menjadi 75,7 pada Juni 2020.

Sementara, keuntungan industri di China meningkat untuk pertama kalinya setelah enam bulan terus menurun. Realisasi ini menunjukkan pemulihan ekonomi sedang terjadi di China.

Ditambah, bursa saham Amerika Serikat (AS) juga menguat pada Senin (29/6). Hal itu menambah sentimen positif bagi harga minyak mentah dunia.

 

Harga minyak Brent naik 1,7 persen menjadi US$41,71 dan WTI naik 3,1 persen menjadi US$39,7 per barel usai data ekonomi menunjukkan perbaikan. (CNN Indonesia/Agus Triyono).

[Berita Lengkap...]

 

FTA Berlaku 4 Juli, Indonesia Akan Kebanjiran Barang dari Hong Kong?
Publish date: 15 Jun 2020, Author : fpesbsi

Pemerintah Hong Kong merilis informasi terkait bagian yang berkaitan dengan Pemerintah Indonesia di bawah Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) dan Perjanjian Investasi (Investment Agreement/IA) antara Hong Kong, Cina, dengan ASEAN akan mulai berlaku pada 4 Juli mendatang.

“Mengenai perdagangan barang di bawah FTA, Indonesia akan secara progresif mengurangi dan menghapus bea barang-barang yang berasal dari Hong Kong,” kata juru bicara pemerintah SAR Hong Kong, Rabu(3/6).

Komitmen tarif yang dibuat oleh Indonesia mencakup berbagai jenis komoditas Hong Kong, di antaranya perhiasan, pakaian dan aksesori pakaian, arloji dan jam serta mainan.

Pada perdagangan jasa, penyedia layanan Hong Kong akan menikmati peluang bisnis yang lebih baik dan kepastian hukum dalam akses pasar untuk berbagai sektor jasa di Indonesia di bawah FTA.

Hal tersebut meliputi sektor jasa Hong Kong yang memiliki kekuatan tradisional atau memiliki potensi untuk pengembangan, seperti layanan bisnis, jasa konstruksi dan teknik terkait, serta jasa terkait pariwisata dan perjalanan, menurut juru bicara itu.

 

[Berita Lengkap...]

 

 1